BELALANG TUA
Just another WordPress.com weblog

Potret Kaum Marjinal

” … Merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur” adalah cita-cita kemerdekaan bangsa. Deklarasi ini didengungkan oleh para pendiri bangsa.
Namun cita-cita luhur tersebut, sampai sekarang hanya sebatas cita-cita. Tugu Adipura Kencana yang banyak berdiri di kota-kota di Indonesia, seperti juga Adipura Kencana yang berdiri megah di Jl. Siliwangi, Semarang, bukan berarti bahwa rakyat Indonesia sudah sejahtera.
Kesejahteraan Indonesia, hanya dinikmati beberapa gelintir orang elit penguasa dan elit politik saja. Sementara kebanyakan rakyat Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan alias kaum marjinal.
Beragam profesi yang digelutinya antara lain sebagai pemulung, tukang tambal ban, penjemur ikan asin, penjual bunga dan lain sebagainya, di mana penghasilannya tidak cukup untuk memenuhi kehidupan keluarganya.
Namun untung tak dapat diraih dan malang tak dapat ditolak. Beban hidup yang demikian berat, masih harus ditambah dengan BBM yang sebentar lagi naik.
Kalau elit pemerintah di negeri ini tidak lagi mau memikirkan nasib rakyat kecil, kaum marjinal, bagaimana kesejahteraan untuk rakyat bisa diraih? Bahkan meski kebangkitan nasional sudah berumur seabad sekalipun. []

Teks : Rosidi
Foto-foto : Rosidi dan Amin Fauzi

No Responses Yet to “Potret Kaum Marjinal”

Leave a Reply